Dengan berlangsungnya kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kantor aula Kecamatan Mesuji Raya, kemarin (7/1) sehingga mendapatkan usulan dari sejumlah masyarakat yang disampaikan oleh para-para kepala desa (Kades) dihadapan sejumlah nara sumber yang hadir termasuk anggota DPRD OKI, Marzuki dan Nie Wayan Siti.

Dalam kegiatan Musrenbang tersebut hadir Camat Mesuji Raya Masagus Zainal, Kapolsek, Danramil, sejumlah Kepala UPTD, Organisasi kemasyarakatan, para kades,

tokoh agama dan tokoh masyarakat. Adapun usulan yang disampaikan adalah pembangunan jalan penghubung antar desa baik itu jalan poros yang merupakan jalan prioritas atau utama maupun jalan lainnya, dengan alasan itu sangat dibutuhkan oleh para masyarakat dalam sehari-hari.

Kepala Bappeda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Makruf, SIP.,MM, melalui Kabid Ekonomi, Ismail,SP menjelaskan usulan dari masyarakat tersebut memang sangat dibutuhkan oleh para warga atau masyarakat di Kecamatan Mesuji Raya dengan alasan selama ini jalan mereka adalah jalan tanah. Sehingga sangat dibutuhkan penggunaan jalan penghubung antar desa serta pengerasan jalan produksi di desa Mulya Jaya.

“Dalam Musrenbang masyarakat mengusulkan infrastruktur jalan yang menjadi prioritas terutama jalan poros penghubung antar desa. Yakni seperti mengusulkan pembangunan jalan Siberuk dengan antar desa lainnya dan sebagainya. Dengan alasan dampaknya sangat nyata bagi masyarakat banyak di Kecamatan Mesuji Raya,” ujar Ismail mewakili dari Bappeda pada kegiatan Musrenbang.

Selain itu diungkapkan, dari kegiatan itu usulan lainnya adalah agar adanya partisipasi dari perusahaan perkebunan yang beralokasi di Kecamatan Mesuji Raya kepada masyarakat sekitarnya dalam pembangunan, selama ini dari pihak perusahaan masih dirasakan kurang kepada masyarakat.

Lalu untuk dibidang pendidikan yang diusulkan yakni adanya rehab gedung sekolah dan penambahan lokal pada TK di Desa Mulya Jaya. Kemudian masyarakat juga mengusulkan solusi apa yang tebaik untuk warga Mesuji raya dengan seringnya listrik padam. Lalu terpenting lagi adalah masalah keamanan juga sangat meresahkan masyarakat banyak terutama pencurian dan perampokan.

Masih kata Ismail, sehingga dalam tanya jawab itu terkait dalam masalah keamanan, masyarakat siap mendukung dalm pos keamanan desa atau siskambling diaktifkan kembali serta didukung oleh aparat pemerintahan.

Dalam kegiatan itu Ismail mewakili Bupati OKI Iskandar,SE dan Kepala Bappeda Makruf,SIP.,MM menyampaikan sambutan kepada sejumlah peserta yang hadir yakni agar masyarakat untuk mendukung visi pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2014-2019 yaitu terwujudnya masyarakat OKI yang maju, mandiri, sejahtera dan berlandaskan iman dan takwa. Sehingga demi keberlangsungan dan keberlanjutan pembangunan Nasional dan pembangunan daerah, maka pemkab OKI setiap tahun menyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) yakni melalui kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan sekarang ini.

Maka rencana pembangunan jangka panjang menengah daerah (RPJMD), harus melalui proses pada setiap tingkatan pemerintahan dan harus melibatkan komponen masyarakat (stakeholder). Sehingga aspirasi masyarakat dapat diakomodir dalam perencanaan pembangunan.

Dijelaskan, apalagi jumlah penduduk miskin dan pengangguran masih cukup besar dan bukan hanya Kabupaten OKI tetapi hampir seluruh Indonesia. Upaya mengatasi masalah tersebut bukan hanya pemerintah OKI tetapi melibatkan partisipasi aktif berbagai pelaku pembangunan untuk meningkatkan sinergi seluruh potensi pembangunan.

“Maka perencanaan difokuskan pada desa-desa tertinggal sekaligus penanggulangan kemiskinan yaitu dengan cara pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan terutama dengan ibukota Kabupaten dan jalan poros desa. Yakni seperti apa yang telah disampaikan masyarakat Mesuji Raya ini,” terangnya.